Telur Asin Brebes

Pulang dari acara di Jakarta, keluar lewat brexit, kok mata kepincut telur asin warna warni. Berhenti sajalah ketimbang jadi pikiran.

Mampir di salah satu kios yang banyak berjejer. Minta disiapkan buat oleh oleh masing-masing 5 biji, mulai yang bakar, panggang hingga pindang. Juga yang warna pink dan kuning yang di etalase. Tapi ternyata cuma hiasan gak bisa dimakan. Hehe… 

Sampai di rumah ternyata sudah ada telur asin reguler produk adikku sendiri dan aku memang langganan setianya. Aku memang hobi makan telur asin tanpa nasi sejak kecil… 

Produk adik disisihkan dulu. Mau nyoba yang dari Brebes yang kabarnya sudah terkenal. Adik yang punya produk sendiri pun aku kasih sekedar buat pembanding.

Dan ternyata podho ae rasane… 

Perbedaan hanya terasa di aroma dan warna kulit juga kuning telurnya. Tapi selebihnya menurut daya cecap lidahku yo sama ajah… 

Opo ilatku  sing trobel yo… 

Tapi yang penting, rasa penasaran dan ati yang kepincut sudah terobati… Ketimbang rindu dan kebayang barang hayo… 

Iklan

monggo... serius boleh, lucu juga boleh

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s