Koripan

Waktu kejadian: 17 Agustus 2016

Tempat kejadian perkara: Koripan

Yups, kali ini ada anakku si Ahmad yang sedang liburan dari pondoknya. Ayo, Le… nemani ayah yo…

Start dari rumah jam 6 pagi. Rombongan hanya bertiga, anakku dan 2 orang anggota tetap. Setting tripnya nyante karena anakku belum pengalaman. Momong ceritanya…

Weladalah… yang diemong kabur duluan. Si Ahmad melesat meninggalkan yang tua-tua. Iya juga sih, ini kali kedua buat si Ahmad dengan rute Karanganyar-Ngrawoh-Matesih. Kali pertama dia make Polygon Rayz 24 inchi, agak berat dan agak kekecilan. Dan kali ini dia kebagian nggenjot Giant Talon yang jauh lebih ringan bobot sepedanya dan ukuran sepeda yang S dengan ring roda 26 terasa pas dengan ukuran badannya. Klop wis…

01Yo sudah Le, istirahat dulu di Matesih sisi utara, tepatnya di pojok pertigaan yang ngarah ke Giribangun.

Setelah beberapa menit istirahat dan keringat sudah gak kebroh-kebroh amat, kami sarapan tahu kupat depan puskesmas Matesih. Sedapnya tahu kupat….

Sambil menikmati sarapan kami mendapatkan kesepakatan untuk nggenjot ke arah Tawangmangu. Cuman ngarah loh ya… belum kebayang bisa sampai ke Tawangmangu wis…. benar saja, selesai sarapan, kami lanjut ke selatan dan di pertigaan selatan polsek Matesih kami ambil arah timur. Dan sejak itu jalan terus menanjak tak habis-habis.

2Kapan uwise iki….. seru si kaos merah sambil terengah-engah mengayuh pedalnya. Saat itu kami ada di area situs Watu Kandang. Dan beberapa menit kemudian, kami mendapat alasan untuk berhenti karena ada masjid di sisi kiri jalan dan saat itu waktu Dhuha.

Selesai sholat, kami lanjut ke timur. Dan nanjak lagi dan lagi dengan kayuhan penuh perjuangan. Kesan pertama begitu menyiksa… Hingga di satu titik, benar-benar menjadi ujian berat bagi si merah, sedang si Ahmad masih kelihatan santai pol di posisi terdepan dan aku di posisi paling belakang jadi pengawal. Dan kayuhan si merah benar-benar terhenti di dekat area kuburan Koripan. Pucat wis…

Maad, brenti Leee….!!!

3Si Ahmad pun menengok ke belakang dan dia putar balik. Dan kami pun istirahat di balai pertemuan warga Koripan, persis di sisi timur kuburan. Hehe… megap-megap. Nuntun pit pun serasa ndorong tong aspal. Parkir onthel dan langsung terkapar. Melihat kondisi si merah, wajib hukumnya bagi kami untuk mengalah tidak lanjut nggenjot ke timur lagi. Keputusan sudah bulat, harus balik.

Oke. Recovery dulu…

4Agenda berikutnya adalah ikuti arus balik. Tapi gak lewat jalur keberangkatan. Malah kami keluar dari jalan utama dan blusukan lewat gang pinggir kampung dengan trek tetap menurun. Viewing di sisi kiri jurang dan sebelah kanan rumah penduduk. Hingga keluar dari kampung kami dapati perkebunan sayuran yang nyaman dipandang. Sajake kembang kol yak…. Litu lingan, lali wektu lali mangan.

5Hingga kami sampai di jalur Matesih-Jumantono kami ambil kiri ke arah Tebu Ireng. Di jalur ini, kebalikan dari Koripan, sisi kanan jurang dan sisi kiri kampung. Dan kami gak tahu berapa kilometer dan berapa jam kami lewatkan. Pokoke menikmati saja…

6Hingga melewati Tebu Ireng dan menuju Gemantar, si merah salah oper gigi. Pas tanjakan ambrol wis… nuntun lagi.

Dan kemudian, sampai di pertigaan masuk desa Gemantar kami ambil kanan ngarah pulang. Rute ini jadi bonus karena banyak turunan dan aspal mulus juga udara segar.

8a Sampai di prapatan Jumantono narsis dulu sambil mbrakoti buah pir yang dijual mbak-mbak di pojok prapatan.Eh… yang kefoto malah kios buah dan punggung si Ahmad.

9Sesaat kemudian lanjut ke barat hingga di monumen tanah kritis yang kondisinya juga ikut kritis. Ambil foto sebentar. lalu lanjut ke arah rumah.

Lha masuk kampung ternyata berpapasan dengan anak-anakku yang masih kecil pas nggowes juga. Yo wis dadaaagh… Assalamu’alaikuum…. (kok malah belok ke rumah orang…?)

1110

monggo... serius boleh, lucu juga boleh

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s