Tanda Tangan

Menurut kbbi, tangan tangan diartikan sebagai lambang nama yang dituliskan dengan tangan oleh orang itu sendiri sebagai penanda pribadi.

Menurut wiki, tangan tangan adalah tulisan tangan, kadang-kadang diberi gaya tulisan tertentu dari nama seseorang atau tanda identifikasi lainnya yang ditulis pada dokumen sebagai sebuah bukti dari identitas dan kemauan. Tanda tangan berlaku sebagai segel.

Konon tanda tangan merupakan cara yang paling mantap merefleksikan diri seseorang. Menurut penelitian, bagaimana seseorang menulis atau bagaimana tanda tangan mereka, menunjukkan kepribadian mereka dengan tingkat akurasi hingga lebih dari 80%.

Bagiku sendiri sebenarnya tanda tangan itu tak lebih dari hal kecil yang merepresentasikan sedikit saja dari diri kita. Lebih dari itu jadilah dia sebuah hal untuk dikenang. (jangan diambil hati)

Nah, setelah 2 tahun ini, di sebagian sisi Grand Livina sudah ada beberapa tanda tangan dan kebetulan bukan tanganku sendiri.

beton buk

Saat itu ada beton pembatas jalan yang jatuh ke kali karena tanda tangan ini. Lokasi di sekitar Pasar Legi, Solo.

 

moncong

Motor teman yang sedang parkir nggoling, kasih tanda tangan ini. Lokasi di area parkir Karanganyar.

 

pasir

Bagian yang ketutup dtiker itu penuh goresan karena nyosor gundukan pasir. Lokasi di area masjid di kota Karanganyar.

 

pot bunga.JPG

Pot bunga yang cantik mesti terluka karena usapan lembut Livina. Tanda tangan cantik.

 

sepeda parkir

Sepeda onthel yang gak tahu apa-apa, malah jadi korban. dia lalu kasih tanda tangan di bagian ini.

 

spion kanan

Yang nyopir suka mepet-mepet, jadinya tembok gudang Tiga Serangkai Solo jadi saksi pembubuhan tanda tangan di spion kanan ini.

 

tangkringan ayam

Di bagian yang distiker ini penuh tanda tangan ayam. Lokasi di sebuah halaman pondok pesantren di Sragen.

 

tempat sampah

Tempat sampah pun pernah memberi hadiah.

 

Kecuali satu bagian ini yang baru saja aku bubuhi tanda tangan karena “permintaan seseorang”.

tanda tanganku.JPG

Yang penuh percaya diri itulah tanda tanganku.

Saat itu mobil aku sopiri sendiri dan mau nyeberang jalan. Moncong mobil sudah sampai sisi seberang tapi ekor masih di tengah jalan pas garis marka. Dari belakang ada orang yang menyapa dengan motornya. Duakkkh…. dlosorrr….

Dia gulung koming sampai 10 meteran, motornya pecah kaca lampu depan dan beberapa bagian. Tapi belakangan ketahuan kalau itu luka lama yang tertoreh kembali. Dan lampu kiri Livina pecah kacanya. Juga secara reflek mobil nambah maju beberapa meter tanpa kendali dan dugh…. kena beton pembatas jalur. Dikitt aja… buat tanda tangaku sendiri…

Sejauh ini yang aku ingat dari setiap kejadian, ketika teman-teman pas ngembaliin mobil ke rumah dan laporan atas kejadian, aku selalu berucap syukur. Dan mereka protes, lha wong mobil habis mencium atau nyolek sesuatu dan gores kok malah ucap alhamdulillah….. lha iya, untung saja bukan aku sopirnya, begitu……

Foto-foto diambil saat sedang bengong di sebuah bengkel. Dan saat ini mobil sudah ditangani para ahli yang gak demen duit.

sudah ditangani para ahli.JPG

Padahal aku telpon ke Nissan, harga part sekitar 570an ribu belum ppn…… Matur nuwun buat semuanya, Bro sekalian… Lemah teles… Allah sing bakal mbales

Tambah lagi, sesudah pasang lampu belakang, langsung meluncur ke tukang skotlet di daerah Kartasura. Matur nuwun Mas Sriyadi… lha kok podho gak demen duit to….

Saat ini kaca lampu kiri sudah cakep lagi.

skotlet gratis pula

2 hari sesudah pecah kaca

 

2 thoughts on “Tanda Tangan

monggo... serius boleh, lucu juga boleh

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s