Byson FI Untuk Siapa?

Sabtu kemarin iseng-iseng timbang bengong, ke salah satu dealer Yamaha di Karanganyar. Mau lihat Byson FI yang katanya sudah ready di Karanganyar.

Kebetulan yang ada baru satu unit thok buat display.

red combat

Harga lebih tinggi 100-200 ribu dari OTR Jakarta.

Warna merah, red combat. Yang item gak ready. padahal penasaran yang item.

Yamaha mengklaim, karakter Byson Fi ini adalah The Most Aggressive Muscular Cruiser, tampil sebagai motor touring, penjelajah, yang mencitrakan kekuatan, lanang tenan, juga ego maskulinitasnya nonjol.

Wis embuh klaim atau pencitraan atau slogan atau iklan.

Aku tanya sama Mbak sales,

Nurut Mbak, motor ini buat saya cocok gak?

Cocok Pak.

Kenapa Mbak?

Gagah, Pak.

Sebentar Mbak. Gagah itu pasangannya anggun kalau cewek. Gagah itu elegan. Gagah itu mendalam. Gagah itu tenang. Gagah itu gak nekok-neko tapi berwibawa. Lihat tone warna pada Byson ini, gagah gak Mbak?

Iya sih Pak. Warnanya terlalu nyolok.

Nah..tuh dia.

Terus aku tanya Mas sales.

Kalau Mas disuruh milih, Byson atau Vixion?

Vixion Pak.

Kenapa Mas?

Lebih kencang Pak.

Terus, nurut Mas, warna Byson FI ini cocok buat anak muda atau bapak-bapak koyo saya ini. Hehe, ngaku bapak-bapak, padahal anakku baru sebelas.

Gak tahu ya Pak. Tapi anak muda pasti milih yang kencang.

Berarti, perfoma Byson yang anteng itu kurang diminati anak muda ya Mas. Kecuali yang gak speed freak gitu. Yang cuma nyari motor gagah gak perlu kencang.

Sepertinya begitu deh, Pak.

Atau akan diminati oleh bapak-bapak yang butuh motor anteng lagi gagah gitu. Buat nunjang perfoma dirinya yang mulai menua, gitu ya Mas? Minimal gagah motornya, gitu…

Ya kali, Pak.

Tapi saya sebagai bapak-bapak ngerasa, komposisi warna motor ini terlalu deh, Mas….

Logo tengkorak juga, jadi inget bendera perompak di laut Kaspia.

Hehe, main skorlet aja, Pak. (Masnya memang bilangnya skorlet, rapopo)

Oke…

Subyektif dari sudut pandang user macem aku. Aku ini gak mudah ketarik sama iklan apalagi gambar. Jadi mesti lihat langsung, testride, terus menimbang saran dari para ahli, baru ambil keputusan.

Aku memang gak naksir sama Vixion, karena nungging dan kesan kencang itu. Cah enom banget. Pernah dipinjemin teman, aku buat boncengan sama istri. Sambat dia… aku juga. Pegel tangan gringgingen.

Ngeliat Byson versi awal pun aku belum begitu naksir. Kesan awal buntek, gede tapi cendheg. Nah, setelah testride baru tahu. Anteng. Dan istri bilang gagah (motornya). Lalu dari kenalan singkat itu, aku pun jatuh hati. Lalu beli.

Byson hitam tahun 2012 masuk garasi (tapi sudah aku jual lagi, buat nomboki Livina biar gak ngutang).

Ke dealer buat mbangun tresno sama Byson generasi penerus, eh… masih kecewa.

Ini semua bukan mau mencela. Hanya saja, tidak setiap hal cocok untuk setiap orang.

Subhanallah, bener kata Mas Sucahyoaji

2 thoughts on “Byson FI Untuk Siapa?

monggo... serius boleh, lucu juga boleh

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s