Antara Yamaha NMAX, Honda Vario 150, dan Suzuki Address…. Beli Pa Gak Ya?

Sesudah sekian lama duduk di ruang tunggu sambil membolak-balik halaman bergambar Yamaha Nmax 150, Honda Vario 150, Suzuki Address 110, dan dalam kesempatan tertentu datang ke dealer buat test ride, akhirnya pilihan hati mengarah ke Suzuki Address. Masalahnya BELI PA GAK YA…..

Begini;

Memang gak fair kalau mau compare wong gak sekasta. Tapi komparasi hanya sebagai alasan untuk beli apa gak beli. Wis…

warnanya keren, pesen bisa gak ya...?

warnanya keren, pesen bisa gak ya…?

Value.

Yamaha Nmax memang fenomenal. Tapi cmiiw, meskipun secara PCX, harga Nmax kerasa murah tenan, tetap saja harganya jadi terlalu mahal, mestinya kenyamanan bisa lebih dari yang ada sekarang. Shock belakang yang super keras (untukku dan istri) mengurangi kadar racun dari motor ini. Bahkan fitur ABS agaknya menjadi pembengkak rupiah dengan kemampuan yang biasa-biasa saja. Motor lain tanpa ABS pun bisa begini. Lagi pun secara pengalaman pribadi, ABS baru terasa fungsinya bila berkendara dengan kecepatan tinggi. Dalam kecepatan standar belum mendesak untuk digunakan. Coba nunggu yang versi non-ABS besok.

Suzuki Address memang jadi inferior di saat-saat begini. Berondongan peluru Beat dan Mio terasa lebih bombastis. Tapi dengan harga di kisaran 14an juta, aku merasa mendapatkan lebih dari cukup. Ingat iklan Suzuki yang lain.

Vario 150 punya ISS dan ACG, terus terang aku jatuh hati. Sayang kaki mentok beresiko ati senep tiap kali nyemplak terbayang langsung. Belum lagi secara fungsi dek rata gak akan maksimal kalau cuman segitu. Anakku 11 orang, kebayang kalau istri ke pasar semua pedagang sayur dan daging sangat bahagia kalau istriku mampir ke kios mereka. Belanjaan gak bisa sedikit. Konsekuensinya dek rata yang luas dan hook yang kuat ditambah bagasi lapang menjadi prioritas.

Desain.

Ini soal selera. Selama selera tidak menggiring seseorang ke dalam resiko yang diluar batas, silakan pegang nilai masing-masing.

Mayoritas biker mengeluhkan desain lampu utama Suzuki Address. Kenapa model batok kepala lagi. Hanya sedikit yang menjadikan ini sebagai kelebihan. Bagiku, ini adalah kelebihan. Lampu di posisi ini jadi lebih tinggi. Logikanya sorot lampu lebih merendah, tidak membuat silau pengendara lawan arah. Lebih tawadhu’.

Fitur.

Yamaha Nmax banjir fitur.

Vario 150 banjir fitur juga.

Suzuki Address paling irit fitur. Tapi secara durability, semakin standar peralatan semakin irit perawatan. Gak banyak kerusakan fitur karena memang tidak ada.

Secara kebutuhan, sebenarnya penunjuk waktu lah yang paling aku butuhkan. Lebih perlu agar aku gak perlu rogoh kantong buat lihat jam di layar ponsel. Repot dan gak safety juga. Jam tangan aku gak penah pakai, gak cocok blas, wagu poll. Salah apa ya aku….

Sebaliknya, semakin lengkap fitur kadang malah merepotkan diriku. Opo-opo sithik ada peringatan. Coba gak usah banyak fitur, kan bisa rada ndablek.

Pengalaman pribadi lagi.

Tanpa sensor parkir pun, aku bisa parkir Livina secara presisi, ngalahin yang pakai sensor parkir. Bahkan tanpa sensor samping aku bisa nyelipin mobil di lahan parkir yang abang parkir sudah mbengok stop…stop…stooooppp karo mendelik. Sori mas Bro… terus terang aku nyopir rodo pecicilan. Omong-omong, fitur parkir paling canggih yo…tukang parkir. Ongkos perawatan juga cuman seribu rupiah sampai duaribu. Lifetime warranty.

Pikir dipikir, kalau kendaraan terlalu canggih, kadar sosialita kita jadi tercuri ya. Misal mobil ada fitur auto parking, kan fungsi sosial dari keberadaan tukang parkir jadi nol. Motor dikasih fitur anti maling, maka fungsi sosial dari satpam jadi ilang. Secara sosial, komunikasi antar manusia jadi berkurang. Egosentris. Hati jadi semakin keras.

Ergonomi.

Yamaha Nmax nyaman. Sangat malah. Sayang diganggu sama kerasnya shock belakang. Mungkin pabrikan beralasan Nmax itu sportmatic… sah-sah saja. Cuman di kepala penduduk Indonesia hingga saat ini, matic itu ya nyaman, selonjoran. Lagian mana ada sport selonjoran !!!

Vario 150 terlalu sporty untuk matic. Diganggu fenomena dengkul mentok. Subyektif berdasar kondisi orang per orang.

Suzuki Address lumayan. Dengkul gak mentok. Nyaman juga buat boncengan. Polisi tidur bisa diamankan.

Perfoma.

Bagian ini sebenarnya gak begitu perlu sih. Pilihan ke matic lebih didasari pada fungsionalitas dan kenyamanan. Cuman Suzuki Address punya respon yang lebih oke ketimbang matic lain, bahkan yang kubikasi mesin lebih besar. Dia lebih dekat ke Piaggio, begitu tuas gas ditarik, langsung ngacir.

Engine break.

Memang gak ada sih. Cuman pengalaman naik Piaggio ZIP yang punya karakter mesin unik, serasa ada engine break ketika tuas gas dilepas. Aman.

Nah, pengalaman di Mio dan Vario 100 maupun 125, ketika handel gas dilepas, eh… motor ndlujur ae macem pit onthel ngglondor… bahkan di Nmax masih begitu meski gak terlalu.

Di Suzuki Address, efek ndlujur ini minim banget. Relatif aman lah.

Lepas dari semua itu, aku coba nyari yang paling sesuai dengan kebutuhan, dan yang paling klik dengan pengendara, baik secara fisik dan mental…

Ada kesesuaian antara tingkat pemenuhan kebutuhan dan tingkat kepuasan yang didapat dari nominal harga yang harus dibayarkan.

Pernah ketulis ya….

Sekali lagi, BELI PA GAK YA…..

6 thoughts on “Antara Yamaha NMAX, Honda Vario 150, dan Suzuki Address…. Beli Pa Gak Ya?

  1. Ha ha ha, sangat menghibur. Pilihan pribadi kadang tidak seirama dengan review online. Kebutuhan orang beda – beda yang akhirnya bikin pilihan berbeda. Melihat artikelnya, jadi berpikir, kapan ya pihak pabrikan bikin motor sesuai keinginan konsumen? Biasanya sih Suzuki, tapi sepertinya lebih dikhususkan pasar Eropa. Kalau NMax, mungkin karena asalnya dikhusukan untuk yang aspalnya mulus. Kalau Vario, nggak tahu mau dikhususkan untuk siapa.

    • maturnuwun sudah bisa menghibur Mas. kebayang suatu saat beli motor bisa diukur sesuai model dan ukuran konsumen, seperti bikin baju. atau L300 yang dari pabrikan cuman rangka dan mesin, karoseri umum pun siap melayani model yang sesuai selera konsumen.

  2. Dari segi harga dan fungsionalitas: Address > Vario 150
    Preferensi ane: Vario 150 > Address
    Desain v150 paling mantep dari ketiga motor tsb. Untuk N-Max, menurut ane kemahalan jadi gak masuk nominasi. lebih baik nunggu yang non-ABS.

    Oh ya,sensor parkir bukan hanya untuk memandu parkir kendaraan, namun juga keselamatan pejalan kaki.

    • Matur nuwun bantuannya… makin mantaps.
      Oia, sensor parkir bermanfaat secara dua arah, secara pengguna dan juga keselamatan umum, hanya saja saya lebih merasakan dari segi pengendara saat parkir, itu juga kalau ada sensornya. Saat dalam kecepatan rata-rata berkendara, peringatan dari sensor keselamatan masih terasa sulit untuk bisa diimbangi oleh respon pengendara atau pejalan kaki dari kemungkinan kecelakaan. Ini berdasar pengalaman teman yang pernah mengalami kecelakaan, bukan berdasar data atau semacamnya.
      Pengalaman saya sendiri, pernah selamat dari kecelakaan karena reflek pengendara dan dibantu oleh fitur ABS, tapi semuanya pasti karena ketetapan Allah.

monggo... serius boleh, lucu juga boleh

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s