Perang Belum Akan Usai

Sesudah hasil galau sebagai hasil test drive Yamaha Nmax kemarin, aku nyoba lagi buat ngelirik ulang Vario 150.

JpegOiya, sebelum nyoba Nmax, aku memang sudah nyoba beberapa matic dari ketiga pabrikan, dan mencoba maidu. Maidu bisa dideskripsikan sebagai usaha mencari kelemahan secara subyektif lagi awam asli pengguna dengan tujuan biar gak jadi beli…wkwkk

Ke dealer Honda nyoba PCX 150. Daftar maidu:

Harga terlaluuu…

Belum ada penunjuk jam. Kebetulan model lama ya…

Tapi naksir berat andai harga gak segitunya. Fitur ACGnya tuh…

Aku ke dealer Suzuki buat nyoba Address. Daftar maidu:

Shock belakang cuman sebelah.

Ban belum tubeless.

Tapi kesan lama soal suzuki yang handal masih menggelayut kuat.

Ke dealer Honda nyoba Vario 150. Daftar maidu:

Pas yang hitam exclusive gak ada.

JpegDengkul mentok ke bagasi kecil. Padahal aku gak terlalu tinggi, cuman kaki yang model agak kepanjangan. Mesti agak mundur duduknya. Konsekuensinya tentu agak nunduk dong badan biar bisa menjangkau setang. Mosok ganti nama jadi Vario 150 Sport.

Shock keras juga ya. Dan cuma sebelah, jadi nambah kuat kesan kopong area belakang.

Secara jangka menengah kira-kira akinya aman dari banjir gak ya….? Saat baut sudah beberapa kali dibuka dan kemungkinan sealnya mulai cowel-cowel….

Terus berikutnya ke Yamaha buat nyoba Nmax itu. Daftar maidu:

Shock keras juga.

Getaran mesin menggetarkan setang. Mungkin kasuistis ya…

Tapi emang keren sih diliatnya. Premium look… sporty juga.

Nah tu…

Lalu, kilatan peristiwa berulang.

Balik lagi ke Vario 150.

Dan masih terbersit sosok Address di langit-langit hati.

Bahkan berharap Hayate injeksi dengan ban tubeless segera lahir disini.

Lalu, mencoba menawar pada diri sendiri untuk bertoleransi. Menakar kembali seberapa kuat kadar kebutuhan dibanding kadar keinginan. Dan hingga saat ini peperangan antara dua sudut hati ini belum berakhir. Diplomasi pun sepertinya panjang dan berliku. Perang belum akan usai….

3 thoughts on “Perang Belum Akan Usai

  1. Iya, memang sekarang ini susah untuk menentukan pilihan.

    Untuk address kok rasanya nggak semungil suzuki matik lainnya.

    kalau nmax, mungkin nggak cocok kalau harus bawa anak kecil.

    Kalau untuk Vario 150, mungkin bisa dimodif ditinggikan setirnya, soal aki yang masalah mungkin kabelnya. kan kalau uap airnya jadi terkungkung di tutup plastiknya, setahun bisa hijau atau hitam tembaga kabelnya, dan putus. sekarang juga mikir kalau pas nyetir dikala hujan. soalnya banyak yang bilang lampu putih bikin tidak kelihatan jalan:

    https://kupasmotor.wordpress.com/2015/03/11/lampu-depan-dengan-led-justru-jadi-merugikan-pengendara-karena-pemilihan-warna-yang-salah/

monggo... serius boleh, lucu juga boleh

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s